Menghilangkan Ransomware dengan Mudah

Menghilangkan ransomware dengan mudah adalah salah satu hal yang paling dicari ketika perangkat terdeteksi malware. Namun, tidak semua orang tahu bagaimana cara menghapus atau menghilangkannya.

Apa itu Ransomware?

Mengenai ransomware, ini merupakan sebuah malware yang menginfeksi perangkat. Karena dia dapat mengunci data yang tersimpan, pemilik perangkat perlu menghilangkan ransomware dengan mudah supaya tidak bingung mengatasinya. Dengan demikian, file yang tersimpan akan bisa digunakan kembali nantinya.

Namun sangat disayangkan, beberapa orang mungkin membutuhkan bantuan ahli untuk menghilangkan ransomware dengan mudah. Itu dikarenakan kurangnya kemampuan yang dimiliki setiap individu untuk mengatasi masalah ini.

Akan tetapi, kini Anda mungkin sudah bisa mengatasi hal tersebut setelah memahami artikel mengenai cara bagaimana menghilangkan ransomware dengan mudah.

Sebelum itu, bagaimana ransomware dapat menginfeksi sebuah perangkat?

Cara Ransomware dengan mudah Menginfeksi Perangkat

Ransomware dapat menginfeksi perangkat dengan beberapa cara. Pertama, hacker akan menggunakan exploit yang tujuannya untuk mencari kelemahan sistem pada perangkat.

Selain itu, ada pula cara kedua yaitu ketika seseorang mengunjungi sebuah situs atau web yang tidak aman, itu akan membahayakan. Kemudian perangkat bisa jadi terinfeksi ransomware.

Cara ketiga, bisa pula melalui email yang di dalamnya terdapat link. Bagi yang tidak tahu, link tersebut adalah jebakan dari para hacker.

Apakah Ransomware Bisa Dihapus?

Korban yang perangkatnya terinfeksi ransomware mungkin bertanya-tanya, apakah ransomware yang menginfeksi perangkat bisa dihilangkan atau dihapus?

Masalah tersebut tentu bisa teratasi. Menghilangkan ransomware dengan mudah seperti yang dijelaskan pada artikel ini tentu akan membantu.

Untuk mengetahui lebih lanjut, mari simak bagaimana menghilangkan ransomware dengan mudah.

Pisahkan perangkat yang terinfeksi

Langkah pertama adalah dengan memutuskan atau memisahkan perangkat yang sudah terinfeksi tersebut dengan perangkat yang lain.

Anda bisa melakukan disconnect network drive, cloud storage, hard drive eksternal, atau flashdisk yang terhubung dengan perangkat yang terinfeksi. Hal ini perlu dilakukan sebagai bentuk penghentian atas tersebarnya ransomware supaya tidak menginfeksi perangkat lain.

Ketahui jenis ransomware yang menyerang

Cara kedua, ketahui lebih dulu apa jenis ransomware yang menginfeksi perangkat Anda. Apakah jenis itu filecoders, scareware, doxing ransomware, atau screenlockers.

Pakai antivirus atau tools untuk mengapusnya

Kemudian cara ketiga, manfaatkanlah tools untuk menghapusnya. Selain itu, Anda juga bisa gunakan software antivirus atau anti malware. Software yang bisa digunakan di antaranya Avast, Kaspersky, Malwarebytes, atau ESET.

Namun, apabila Windows Anda terdapat software anti malware bernama Windows Defender, itu bisa dimanfaatkan. Kemudian lindungi PC Anda dengan gunakan ‘safe mode’ saat menjalankan scanning. Lalu restart komputer atau laptop tersebut. Selanjutnya tekan F8 dan pilih ‘Safe Mode with Networking’.

Pulihkan file yang terkunci

Usai melakukan beberapa cara di atas, langkah terakhirnya adalah memulihkan file-file yang terkunci. Anda dapat memulihkan data secara pribadi atau menghubungi pihak IT security untuk membantu.

Kemudian jika melakukan backup data, pemulihan file dapat dilakukan dengan lebih mudah. Mungkin Anda bisa mengunakan decryptor online. Salah satunya No More Ransom. Tools tersebut dapat membantu Anda mengunggah file yang terkunci supaya dapat dikembalikan.

Di samping itu, Anda juga bisa mengatasinya dengan bantuan ahli. Dengan menghubungi Digipedia, Anda akan lebih mudah menghilangkan ransomware dengan mudah bahkan secara kilat.

Penulis: Aprilia Wahyu

Leave a comment